Showing posts with label diana papilaya. Show all posts
Showing posts with label diana papilaya. Show all posts

Wednesday, June 22, 2011

Diana Papilaya - Bis Kota & Tante Siapa



Diana Papilaya - Bis Kota & Tante Siapa
1. Tante siapa
2. Bis kota
3. Marah marah
4. Bunga ditaman
5. Musik mulut
6. Doa seorang anak
7. Doa seorang ibu
8. Pembolos
9. Tukang minyak
10. Musim bunga
11. Masa kecil
12. Jakarta tempo dulu

Monday, June 20, 2011

Diana Papilaya



Diana Papilaya

Side A
1. Adik Irma
2. Teka Teki
3. Cita-citaku
4. Nasehat Orang Tua
5. Gatot Kaca Edan
6. Hobby
7. Es Lilin

Side B
1. Andung² Ni Anak Sidampudan
2. Serampang Delapan
3. Malin Kundang
4. Terkenang Ayah
5. Gara² Hujan

Wednesday, March 2, 2011

Diana Papilaya & Dina Mariana



Seperti yang kita ketahui, kondisi anak Indonesia hingga kini masih memprihatinkan. Kasus eksploitasi dan kekerasan terhadap anak banyak menghiasi surat kabar kita, sementara upaya pembelaan terhadap hak-hak anak yang dilakukan pemerintah dan Lembaga Swadaya Masyarakat masih belum banyak membantu. Untuk memperingati Hari Anak Indonesia yang jatuh pada tanggal 23 July lalu, penulis sengaja menurunkan ulasan tembang lawas dari salah satu album anak-anak yang dibawakan artis cilik tahun 70-an, Dina Mariana dan Diana Papilaya.

Bagi Anda yang menjalani masa anak-anak ditahun tersebut, dua nama artis cilik ini pasti sudah tidak asing lagi. Di eranya, wajah imut mereka kerap kali menghiasi siaran hiburan yang disajikan TVRI dan menjadi ulasan sejumlah media nasional. Diana Papilaya yang sering tampil dengan dua kuncir dan Dina Mariana yang bertahi lalat menjadi trademark aksi mereka di panggung.

Menurut musisi dan penyanyi Is Haryanto, bakat menyanyi kedua anak ini memang sudah terlihat sejak umur balita (bawah lima tahun). Dengan adanya bekal talent yang mereka miliki, maka Is Haryanto tak ragu-ragu menulis lagu untuk dinyanyikan mereka. Lewat latihan vocal yang serius akhirnya membuahkan hasil.

Selain tampil sendiri-sendiri, mereka beberapa kali menjajal berduet dan berhasil menghasilkan beberapa album rekaman dibawah label “Irama Tara” . Dalam volume I alunan merdu suara mereka di iringi Band De Meicy dibawah asuhan Isbarna. Ada 14 tembang dalam berbagai tema yang diciptakan oleh musisi ternama, seperti Is Haryanto, Yonas Pareira, Rudi R, Barce V.H, Van Houe, Ardian, Harius, Yochie Phu, Yasir Syam, dan Joko S.

Lazimnya lagu anak-anak, syair yang mereka bawakan juga dihiasi dengan pesan moral dan ajaran kasih sayang. Misalkan di lagu “Anak Piatu” (Yochie Phu) mengajarkan kita (yang nota bene orang tua) untuk mencintai anak Piatu. Kemudian tembang “Kasih Sayang Mama” untuk mengingatkan kita akan cinta-kasih Ibu. Tidak hanya itu ajaran untuk banyak berteman juga terselip dalam tembang “Jangan Lupa Teman Lama”, “Sana-Sini”, dan “Sie Mei Hwa, yang mengisahkan persahabatan mereka dengan anak Hongkong. Aku ingin diseluruh dunia menjadi temanku / dimana-mana, ada yang miskin dan kaya, tetapi semuanya aku anggap sama-sama/ betapa senang tidak benci, betapa tenang dan damai di dunia ini.

Selain tema lagu yang beragam, komposisi irama yang mereka bawakan juga bervariasi, dari yang bernada sedih hingga gembira. Misalkan dilagu “Lenggang 2” yang dibawakan dengan gembira dan “beraroma” irama disko era 70-an, juga dilagu “Lenggang Lenggok”, “Menyanyi dan Terus Menyanyi” dan “Tepi Laut” .

Alunan nada yang dibawakan Dina-Diana dengan iringan Band De Meicy memang pas. De Meicy bisa dibilang berhasil membangun karakter penyanyi yang diiringinya, tak heran bila sejumlah artis anak-anak kala itu seperti Adi Bing Slamet, Joan Tanamal, dan Vien Is Haryanto meminta Band ini mengiringinya menyanyi. Dengan sentuhan “tangan dinginnya”, musik yang dibawakan De Meicy kaya dengan improvisasi. Itu juga yang membuat musik mereka untuk mengiringi tembang anak-anak masih tetap renyah untuk dinikmati orang dewasa.

Yang pasti, ditengah nasib anak-anak Indonesia yang masih belum menentu, kehadiran album-album berkualitas dan cukup menghibur seperti ini patut didukung. Maka, sudah selayaknyalah produser, musisi dan pencipta lagu untuk bisa berkarya mencipta tembang berkualitas dan mendidik. Karena bagaimanapun anak-anak adalah generasi penerus bangsa, bila pola didikan (lewat lagu) saja sudah salah, bisa dibayangkan bagaimana Indonesia ke depan. Selamat Hari Anak , Sukses dan Jaya Selalu Anak Indonesia [sutono r. lysthano/foto koleksi IIMS]

Artikel diambil dari Tembang.com

Tuesday, December 15, 2009

Diana Papilaya - Mama




Diana Papilaya - Mama
1. Mama
2. Sana Sini
3. Ali Baba
4. Sie Mei Hwa
5. Oom Leo
6. Percaya Apa Tidak

Doa Seorang Anak - Diana Papilaya

Sejak kecil ku diasuh
Oleh ayah ibu
Tak pernah dia mengeluh
Malah ku dijaga

Pesan dari ibu guru
Kuingat selalu
Doakanlah ornag tua
Biar masuk surga

Oh Tuhan
Oh Tuhanku dengankan doaku
Kasihanilah ayah ibuku
Dan ampunkanlah dosanya


Wikipedia
Diana Papilaya

MP3
Diana Papilaya - Doa Seorang Anak
Diana Papilaya - Paman Dari Mana

Video
Diana Papilaya - Diana




Saturday, November 7, 2009

Diana Papilaya - Paman Dari Mana



Diana Papilaya

Judul Album : Paman Dari Mana ?
Penyanyi : Diana Papilaya
Tahun Produksi : 1977
Produksi : Irma Records

Track
1. PAMAN DARI MANA ?
feat. Hamid Arif
2. NAIK OJEK
feat. Hamid Arif
3. RINDU SEORANG ANAK
4. INGIN SEKOLAH
5. AKU ANAK DESA
6. ULANG TAHUN IBU
7. INGIN JADI DOKTER
8. BANJIR
9. KAKEK DAN NENEK
10. BURUNG KAKAKTUA
11. KAKEKKU SUDAH TUA
12. LONCENG SEKOLAH
13. KALAU AKU JADI RAJA
14. PAK TANI
15. YATIM PIATU
16. DRUM BAND



Paman Dari Mana  - Diana Papilaya

Paman dari mana ?
Paman dari Betawi
Paman bawa apa ?
Sebuah lemari

Lemari minta kunci
Kuncinya dari tukang
Tukang minta uang
Uangnya dari Raja

Raja minta anak
Anaknya dari Ratu
Ratu minta obat
Obatnya tanduk kuda

Kuda minta rumput
Rumputnya dari gunung
Gunung minta hujan
Tak tolong ama kodok


MP3
Diana Papilaya - Doa Seorang Anak
Diana Papilaya - Paman Dari Mana

Video
Diana Papilaya - Diana





Sumber : Indolawas - Diana Papilaya